PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
PsikoseksualitasPsikopatologi

automasokisme

automasochism

Ringkasan Singkat

Pencapaian kepuasan seksual melalui rasa sakit yang ditimbulkan pada diri sendiri.

Automasokisme adalah bentuk masokisme di mana individu memperoleh gairah seksual dengan menyakiti diri mereka sendiri, baik saat melakukan masturbasi maupun dalam kesendirian. Rasa sakit tersebut bisa berupa fisik (seperti cubitan, pukulan, atau luka kecil) maupun psikologis (seperti penghinaan diri). Ini merupakan bagian dari spektrum perilaku BDSM namun dilakukan secara soliter tanpa pasangan.

Dari sudut pandang klinis, automasokisme perlu dibedakan dari perilaku melukai diri sendiri (non-suicidal self-injury) yang bertujuan untuk mengatur emosi negatif atau rasa sakit emosional. Pada automasokisme, motivasi utamanya adalah kenikmatan seksual. Namun, jika perilaku ini menjadi satu-satunya cara bagi individu untuk mencapai kepuasan seksual atau menyebabkan cedera yang membahayakan, maka hal tersebut dapat dikategorikan sebagai gangguan paraphilic yang memerlukan perhatian terapis.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Reiche, R. (1970). Sexuality and Class Struggle. Praeger.
  • APA Dictionary of Psychology.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback